Praktikum 3 - Proses Bisnis & Alur Persetujuan

Politeknik META Industri · Mata Kuliah ERP
A. As-is (manual)
flowchart TD
A[Dosen minta bahan via chat/kertas] --> B[Kalab verifikasi]
B --> C[Gudang cek stok manual]:::r
C --> D[Pembelian pilih pemasok]:::r
D --> E[Pimpinan setuju - tanda tangan]:::r
E --> F[Gudang terima barang]
F --> G[Keuangan bayar - cari dokumen]:::r
classDef r fill:#f8d7da,stroke:#dc3545
Merah = berisiko salah/terlambat (berkas hilang, stok tidak akurat, tanda tangan menunggu, dokumen tidak cocok).
B. To-be (ERP)
flowchart TD
A[Dosen input PR + identitas] --> B[Kalab verifikasi di sistem]
B --> C{Cek stok otomatis}
C -- cukup --> X[Pakai stok / selesai]
C -- kurang --> D[Pembelian: bandingkan pemasok, buat PO]
D --> E{Persetujuan sesuai nilai}
E -- setuju --> F[Gudang GR terhadap PO]
F --> G[3-way match PO-GR-Invoice]
G --> H[Keuangan bayar]
E -- tolak --> D
C. Aturan bisnis
  1. Permintaan wajib memiliki identitas pengaju.
  2. Permintaan diperiksa terhadap stok sebelum PO dibuat.
  3. PO harus disetujui pihak berwenang.
  4. Pembayaran wajib didukung PO, penerimaan barang, dan faktur yang cocok.
  5. Jika nilai PO naik lebih dari 10% dari nilai yang disetujui, persetujuan wajib diulang.
Tabel aktor
AktorTanggung jawab
DosenMengajukan permintaan
Kepala LabVerifikasi kebutuhan
GudangCek stok, terima barang
PembelianPilih pemasok, buat PO
PimpinanMenyetujui PO
KeuanganMemproses pembayaran
D. Simulasi (database)
#PengajuBahanNilaiDisetujuiStatusAksi
1Kepala LabNasiRp10.000Rp10.000disetujui

Kesimpulan: rancangan baru lebih baik karena stok dicek otomatis, persetujuan tercatat, dan perubahan nilai memicu persetujuan ulang sehingga tidak ada pembelian di atas otorisasi.