TRPL PL/4008 • PRAKTIKUM ERP
1. Integrasi ERP
Praktikum 1 — Analisis Evolusi & Integrasi ERP

Penyelesaian masalah *Data Silo* pada 4 departemen sebelum implementasi ERP menuju arsitektur terintegrasi (*Single Source of Truth*).

Penjualan Sistem: Spreadsheet

Masalah: Pesanan terlambat diperbarui ke pabrik.

Dampak: Janji delivery tidak realistis kepada pelanggan.

Gudang Sistem: Aplikasi Stok Terpisah

Masalah: Catatan fisik berbeda dengan pembelian.

Dampak: Terjadi overstock atau kekurangan bahan kritis.

Produksi Sistem: Formulir Manual

Masalah: Jadwal sering berubah mendadak.

Dampak: Mesin menganggur (idle time) menunggu komponen.

Keuangan Sistem: Aplikasi Akuntansi

Masalah: Transaksi harus dimasukkan ulang.

Dampak: Laporan terlambat, rawan salah ketik nominal.

Arsitektur Sebelum ERP (As-Is: Data Silo Terfragmentasi)
Penjualan (Spreadsheet Terpisah)
✕ tidak terhubung
Gudang (Aplikasi Stok Mandiri)
✕ input ulang manual
Produksi (Formulir Kertas)
✕ laporan terlambat
Keuangan (Software Akuntansi Terpisah)

Tinggi risiko redudansi data, salah input, dan lambatnya respon bisnis.

Arsitektur Setelah ERP (To-Be: Single Source of Truth)
Database Terpusat & Data Master Bersama
Penjualan (SD)
Gudang (MM)
Produksi (PP)
Keuangan (FI)

Satu transaksi penjualan langsung mereservasi stok gudang, menjadwalkan produksi, dan mencatat piutang.

5 Data Master Bersama Perusahaan
Kode Nama Data Master Pemilik Utama Digunakan Oleh Atribut Kunci Contoh Data Riil
MD-CUST Master Pelanggan (Customer Master) Marketing / Sales Penjualan, Gudang, Keuangan (AR) ID Pelanggan, Nama PT, Alamat Kirim, TOP, Credit Limit CUST-001 | PT Astra Honda Motor | Limit Rp200.000.000
MD-MAT Master Material & Produk (Material Master) Eng. / PPIC / Gudang Penjualan, Gudang, Produksi, Pembelian, Keuangan Part Number, Deskripsi, Satuan (UoM), Tipe, Lead Time MAT-FG-001 | Brake Caliper Assy Type-C | Min Stock 50
MD-VEND Master Pemasok (Vendor Master) Procurement / Purchasing Pembelian, Gudang (Receiving), Keuangan (AP) ID Pemasok, Nama Rekanan, Rekening Bank, Lead Time VEND-001 | PT Alumindo Jaya Perkasa | TOP 45 Hari
MD-BOM Master Formula Produk (Bill of Materials) R&D / Engineering / PPIC Produksi, Pembelian, Keuangan (HPP Standard) Level Hierarki, Part Number Komponen, Rasio per Unit BOM-KPP300 | 1 Unit KPP-300 = 3 Unit Bahan A + 2 Unit Bahan B
MD-COA Bagan Akun Standar (Chart of Accounts) Finance & Accounting Seluruh Departemen Operasional Perusahaan Nomor Akun, Nama Akun, Klasifikasi, Saldo Normal 1101 Kas (Aset Lancar / Debit)
Simulasi Pesanan Penjualan (Sales Order)
Sistem otomatis mengecek limit kredit. Pesanan Suzuki atau Qty ≥ 500 akan berstatus CREDIT BLOCKED.
Daftar Transaksi Sales Order Tersimpan
Pelanggan Produk Qty Status Order Waktu
Pengujian 4 Tantangan Individual Dosen (Halaman 7 Soal)
Tantangan 1: Stok Bahan Baku Kurang Pemicu: Pelanggan pesan 150 unit, bahan baku di gudang hanya cukup 80 unit. Respon Sistem ERP: Sistem otomatis menahan Work Order, men-generate Purchase Requisition (PR) darurat untuk defisit 70 unit, dan memberitahu bagian penjualan tentang estimasi jadwal pengiriman baru.
Tantangan 2: Perubahan Jumlah Pesanan Mendadak Pemicu: Pesanan dinaikkan dari 50 menjadi 120 unit saat produksi berjalan. Respon Sistem ERP: Menerbitkan revisi SO (Versioning Rev.1), mengkalkulasi ulang kebutuhan delta BOM (+70 unit), dan menerbitkan Work Order batch tambahan tanpa menduplikasi pesanan awal.
Tantangan 3: Pembayaran Belum Diterima (Overdue) Pemicu: Pelanggan memiliki faktur jatuh tempo > 30 hari yang belum lunas. Respon Sistem ERP: Fitur Credit Management Hold aktif. Sales Order baru berstatus CREDIT BLOCKED, surat penagihan (Dunning Letter) terkirim otomatis, dan gudang dicegah mencetak Surat Jalan.
Tantangan 4: Keterlambatan Mesin Pabrik (Breakdown) Pemicu: Mesin CNC utama rusak selama 2 hari kerja. Respon Sistem ERP: Tiket perbaikan terbit di modul Maintenance, kapasitas Work Center diturunkan, jadwal Master Production Schedule (MPS) digeser otomatis, dan notifikasi keterlambatan dikirim ke Sales.